PERINGATAN HARI SANTRI NASIONAL 2020

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok merupakan lembaga pemerintah non struktural yang senantiasa meningkatkan peran sebagai mitra pemerintah.  Pengelolaan zakat oleh BAZNAS Kota Depok mencapai peningkatan mutu.  Hal ini ditandai dengan peningkatan kapasitas SDM, tatakelola zakat, termasuk tata kelola keuangan yang telah dinyatakan wajar tanpa pengecualian oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) sejak 2017, serta audit kepatuhan syariah.  BAZNAS Kota Depok meraih penghargaan tingkat Provinsi sebagai BAZNAS Kabupaten/Kota terbaik dalam Operasional Kelembagaan se BAZNAS Kabupaten/Kota di Jawa Barat.

Dokumentasi Penyerahan Bantuan untuk Santri-santri di Kota Depok

Tanggal 22 Oktober diperingati sebagai Hari Santri Nasional berdasarkan penetapan Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 yang ditandatangani pada 15 Oktober 2015 di Mesjid Istiqlal Jakarta. BAZNAS Kota Depok turut memperingati Hari Santri Nasional yang dikaitkan dengan pilar program “Depok Taqwa” BAZNAS Kota Depok.  BAZNAS Kota Depok memberikan dukungan terhadap santri-santri yang tersebar di Kota Depok.  Jumlah santri di Kota Depok sebanyak 15.953 santri dalam naungan 109 lembaga pendidikan Islam.

Melalui peringatan Hari Santri Nasional yang diselenggarakan oleh Kemenag Depok, BAZNAS Kota Depok menyalurkan bantuan sebesar Rp. 15 juta, diserahkan langsung oleh Bapak KH Encep, MA selaku Ketua BAZNAS Kota Depok kepada Kepala Kemenag Depok. Selain itu BAZNAS Kota Depok juga menyalurkan bantuan kepada pesantren-pesantren di Kota Depok, dua diantaranya adalah Pondok Pesantren Madinatul Qur’an dan Cendekia Amanah.

Peringatan Hari Santri Nasional 2020 dimeriahkan dengan pemasangan spanduk di titik-titik strategis di Kota Depok, pemasangan spanduk merupakan reminder kepada masyarakat agar turut bersuka cita memperingati hari santri tahun ini.  Peringatan yang bukan sekedar momentum namun menandai pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) santri sebagai asset bangsa.  “SDM Unggul, Indonesia maju, Santri sehat, Indonesia Kuat”.

Pemasangan Spanduk oleh Amil BAZNAS Kota Depok di beberapa titik di Kota Depok

Dukungan santri enterpreuner,  diberikan oleh BAZNAS Kota Depok melalui Pondok Pesantren Cendekia Amanah Kota Depok dengan Program Pesantren Kuliner serta usaha hidroponik.  Penguatan pesantren wirausaha akan berkontribusi bagi peningkatan perekonomian nasional, terlebih pada masa pandemi Covid-19 ini.

Menjadi santri adalah upaya menjadi manusia sejati dan meneladani Rasulullah Muhammad saw. Selamat Hari Santri Nasional 22 Oktober 2020.

Program Penyaluran “Jumat Berkah”

(09/10) Tim Layanan Aktif BAZNAS (LAB) Kota Depok, melakukan kegiatan rutin Jum’at Berkah di Kecamatan Bojongsari dan Sawangan. Kegiatan ini sebagai bentuk tambahan dukungan bagi keluarga yang terdampak Covid-19.

Program ini akan rutin diadakan setiap Jum’at dan akan ditujukan merata ke 11 kecamatan di Kota Depok. Adapun bantuan yang diberikan adalah berupa beras, minyak dan kebutuhan pokok harian lainnya untuk para mustahik yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari

Pada setiap pekannya diberikan bantuan kepada 10 penerima manfaat pada setiap lokasi, dengan cara tim LAB Kota Depok berkeliling dari rumah ke rumah didampingi tokoh masyarakat sekitar, dan ditujukan kepada warga yang terdampak Covid-19, secara bergantian mulai dari para pekerja yang terkena dampak, manula, dan dhuafa lainnya.

Assessment dan Bantuan Langsung untuk ibu pengidap Kanker Payudara

(29/09) Ibu Juminah, warga Kota Depok yang beralamat di Kelurahan Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos diketahui mengidap kanker payudara stadium 4. Bersama suami yang berprofesi sebagai pedagang nasi goreng dan satu anak yang masih kecil, Ibu Juminah tinggal di kontrakan yang sederhana, profesi Bapak sebagai pedagang nasi goreng juga tidak tetap dan menentu.

BAZNAS Kota Depok melalui tim Layanan Aktif BAZNAS (LAB) Kota Depok melakukan kegiatan assessment dan bantuan langsung kepada Ibu Juminah

 

Assessment LAB Kota Depok

Semoga diberikan kesembuhan kepada Ibu Juminah dan kembali bisa beraktifitas seperti biasa.

Bantuan Kemanusiaan Kebakaran Rumah Tinggal

(24/09) Tim Layanan Aktif BAZNAS (LAB) Kota Depok, di dampingi Pimpinan BAZNAS Kota Depok melakukan kunjungan terkait pemberian bantuan kepada korban kebakaran rumah. Kunjungan ini juga didampingi oleh Bapak RT di tempat kejadian, Bapak Djoko.

Kunjungan LAB Kota Depok beserta Pimpinan BAZNAS Kota Depok ke lokasi kejadian

 

Kebakaran ini terjadi di Jl. Jambu 13 No. 37 RT 01/01, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoranmas. Bantuan yang diberikan sebesar Rp. 7.000.000, diberikan langsung kepada korban yang rumahnya terbakar, adapun jumlah rumah yang terbakar adalah 7 rumah.

 

 

Adapun kronologi kejadiannya adalah pada hari Senin, pukul 07:30 pagi terjadi kebakaran rumah yang di sebabkan oleh konsleting listrik, akibatnya 7 rumah dan isinya habis dilahap oleh si jago merah dan pemilik rumah mengalami shock berat, hingga saat ini 7 Kepala Keluarga pemilik rumah masih di ungsikan di pos RT dan sebagian menghuni di rumah saudaranya, karena isi dalam rumah terbakar semua.

Layanan Aktif BAZNAS (LAB) Kota Depok

Dalam rangka meningkatkan manfaat zakat secara maksimal dan tepat guna, Badan Amil Zakat Nasional Kota Depok melalui program Layanan Aktif BAZNAS (LAB) Kota Depok sebagai program khusus dari Bagian Pendistribusian dan Pendayagunaan Zakat (BPP), hadir untuk bisa menyalurkan dana zakat dengan tetap memperhatikan ketentuan secara syariat islam dan regulasi yang berlaku pada perundang-undangan zakat.

Layanan Aktif BAZNAS (LAB) Kota Depok adalah program layanan darurat sosial untuk mustahik di Kota Depok dengan model penanganan tepat sasaran, tepat waktu (cepat) dan tepat penanganan.

Dalam melaksanakan tugasnya, LAB Kota Depok menyelenggarakan fungsi:

  1. Perencanaan; meliputi perencanaan kegiatan, keuangan, dan sumber daya manusia.
  2. Pelaksanaan; adalah implementasi operasional kegiatan yang direncanakan.
  3. Pelaporan; pertanggungjawaban terhadap perencanaan implementasi kegiatan, target, sasaran, serta penggunaan anggaran.

Baru-baru ini LAB Kota Depok telah Assessment kebakaran rumah di Kecamatan Sawangan. LAB Kota Depok merangkum kegiatan tersebut dengan menyajikan informasi yang memuat 5W+1H (When, What, Who, Where, Why, How) serta dokumentasi untuk pelaporan kepada Muzaki yang telah menunaikan ZIS di BAZNAS Kota Depok.

Rumah Terdampak Kebakaran di Kecamatan Sawangan pada 13 September 2020
Penyerahan bantuan untuk korban terdampak kebakaran

 

 

SEDEKAH MUQQOYAD COVID-19

Program Kadedeuh Pangan

Kelangkaan beberapa komoditas di pasaran, dan harga yang terus melambung naik akibat permintaan yang tinggi namun ketersedian sedikit, membuat masyarakat semakin resah, terutama bagi mereka yang kehilangan mata pencahariannya.

Pemerintah secara aktif telah melakukan pengawasan terhadap harga dan pasokan pangan secara rutin setiap pekan dalam rangka antisipasi ketersediaan pasokan pangan pokok. Jika bahan pangan pokok tersedia, hal ini tidak serta merta membuat semua masyarakat merasa aman, karena sebagian dari mereka yang kehilangan mata pencahariannya tidak dapat membeli bahan makan tersebut, karena tidak memiliki penghasilan. Terlebih lagi, saat ini persediaan bahan pangan pokok sudah mulai langka di pasaran.

Oleh karenanya, BAZNAS Kota Depok hadir dalam rangka memberikan bantuan berupa bahan pokok penting. Bantuan akan diberikan untuk warga Kota Depok secara bertahap seiring dengan partisipasi donasi masyarakat. Program ini dinamakan Program Kadeudeuh Pangan, yaitu program inisiasi partisipasi masyarakat dalam memberikan bahan pokok penting (bapokting) kepada pekerja sektor informal yang kehilangan mata pencahariannya. Gerakan ini sudah berjalan dimulai pada tanggal 17 April hingga 27 April 2020, dan akan terus berlangsung pendistribusiannya. Kegiatan pendistribusian tersebut dijalankan dengan rincian setiap kecamatan mendapatkan kuota sebanyak 50 orang, dan pendistribusian melalui Baznas Kota Depok langsung sebanyak 400 orang.

 

Dokumentasi Penyerahan Bantuan

 

Program ini dapat berjalan tidak lain dan tidak bukan adalah peran Muzaki yang selalu rutin dalam menunaikan zakat di BAZNAS Kota Depok. Mari kita lanjutkan program ini dengan menunaikan zakat, infak dan sedekah melalui dompet kemanusiaan BAZNAS Kota Depok

Rekening Zakat BAZNAS kota Depok
Bank BJB 02500 100 54839
Bank BJB Syariah 5050 10 1000 302
Bank Muamalat 304 0221 555

Rekening Infaq BAZNAS kota Depok
Bank Syariah Mandiri 7009 400 839
BNI Syariah 2700 3700 40
Bank Mega Syariah 1000 136 306

Informasi dan konfirmasi donasi
Kantor BAZNAS Kota Depok
Perumahan Depok Mulya I
Blok I No 12, Kel Beji, Kec Beji, Kota Depok
Whatsapp 0878 7600 1222
Email: baznaskota.depok@baznas.or.id

BAZNAS Kota Depok Bersama Mahasiswa KKN-T IPB University Gelar Pelatihan Penyembelihan Hewan Kurban

Foto Bersama Peserta dan Pemateri Pelatihan Penyembelihan Hewan Kurban

Kemitraan dijalin oleh BAZNAS Kota Depok dengan berbagai pihak dalam rangka tingkatkan manfaat pengelolaan zakat, infak, sedekah serta dana sosial keagamaan lainnya.  Setelah berhasil menapaki pencapaian mutu pengelolaan zakat pada 2019, BAZNAS Kota Depok canangkan akselerasi pencapaian target-target pengumpulan maupun pendistribusian dan pendayagunaan.  Masih dengan mempertahankan capaian mutu dalam tata kelola, yaitu manajemen mutu berstandar ISO 9001:2015, Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan 2 (dua) tahun berturut-turut, berdasarkan hasil audit Kantor Akuntan Publik (KAP) serta operasional kelembagaan terbaik tingkat provinsi.

Keberhasilan meluaskan manfaat tak lepas dari jalinan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi.  Salah satu perguruan tinggi yang telah bekerja sama dengan BAZNAS Kota Depok adalah IPB University, antara lain melalui pelaksanaan KKN Tematik (KKN-T) tahun 2020.  KKN Tematik IPB tahun ini setidaknya melingkupi berbagai program terkait pencegahan penyebarluasan Covid-19, dampak ekonomi Covid-19 serta kerjasama kerelawanan dalam berbagai kegiatan Bersama BAZNAS Kota Depok.

Hari ini, Sabtu, 25 Juli 2020, BAZNAS Kota Depok bersama mahasiswa KKN-T IPB University gelar Pelatihan Penyembelihan Hewan Kurban sesuai Syariah dan Aman selama Pandemi Covid-19.  Pelatihan ini diselenggarakan di Masjid Nurul Khoirot, Jl. Kopassus Sukatani, Kecamatan Tapos, Depok.  Pelatihan dihadiri tokoh masyarakat, otoritas setempat, DKM masjid sekitar serta tokoh-tokoh agama.  Penggerak Karang Taruna turut aktif sebagai panitia pelaksana Bersama mahasiswa KKN-T IPB yang selama Bulan Juli hingga Agustus ini berkegiatan di Kecamatan Tapos.

Penyelenggaraan pelatihan oleh KKN-T IPB bersama BAZNAS Kota Depok ini memperhatikan protokol Kesehatan Covid-19, diantaranya membatasi jumlah peserta, seluruh peserta mengenakan masker, menjaga jarak sehat, sehingga kuota peserta terbatas.  Sebagian besar peserta dapat mengakses melalui video conference.  Peserta diukur suhu badan sebelum memasuki tempat kegiatan, kemudian mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, disediakan hand sanitizer.  Disinfeksi area pelaksanaan kegiatan dilakukan sebelum kegiatan berlangsung.

Edukasi dan sosialisasi terkait penyelenggaraan ibadah Iedul Adha di masa pandemi gencar dilakukan BAZNAS Kota Depok, kali ini bersama mahasiswa KKN-T IPB, menyambut Iedul Adha 1441H.  Najib Kamal Badri, koordinator pelaksana kegiatan ini dari unsur KKN-T IPB mengatakan “Pelatihan ini kita menggandeng Pemuda Karang Taruna sebagai pelaksana, agar sasaran edukasi lebih luas, melalui tokoh agama, tokoh masyarakat, penggerak pemuda serta tentu saja didukung penuh oleh Camat dan Lurah selaku otoritas di wilayah ini”.

Masyarakat harus benar-benar menerapkan proses penyembelihan yang sesuai syariah sekaligus memperhatikan aspek protokol kesehatan  Covid-19 pada Iedul Adha tahun ini.” Kata  Ketua BAZNAS Kota Depok, KH Encep MA, salah satu narasumber pelatihan.

Abdul Ghofar, S.E.I, Wakil Ketua II BAZNAS Kota Depok menambahkan, “Pendistribusian daging kurban perlu mengutamakan kelompok terdampak Covid-19, pembagiannya dengan diantar ke rumah-rumah penerima manfaat sehingga tidak menimbulkan kerumunan.”

BAZNAS Kota Depok telah siap dengan perangkat penyelenggaraan, mulai dari kesiapan tim juru sembelih yang difasilitasi rapid test, pendataan penerima manfaat, pendataan pekurban, pengadministrasian distribusi daging kurban beserta makanan pendamping daging kurban, hingga perangkat dokumentasi dan pelaporan” ujar Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Depok, Dr. Rida Hesti Ratnasari, S.P, M.Si.  Terima kasih kepada para pekurban, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), panitia kurban dari DKM maupun ormas Islam, juga beberapa mitra perguruan tinggi yang telah memberikan kepercayaan kepada BAZNAS Kota Depok dalam perayaan Iedul Adha kali ini”, demikian ujarnya.

Menebar Solusi di Tengah Pandemi, BAZNAS Kota Depok Kerjasama dengan Universitas Jaya Baya

FTI Jayabaya bekerja sama dengan BAZNAS Kota Depok dalam Menebar Solusi di Tengah Pandemi

 

Berbagai dukungan diberikan kepada BAZNAS Kota Depok seiring dengan peningkatan dan perluasan manfaat pengelolaan zakat, infak, sedekah dan dana sosial keagamaan lainnnya.  Terlebih pada masa pandemi Covid-19  sejak penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Pembatasan Sosial Kampung Siaga (PSKS) hingga Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Universitas Jaya Baya, dalam hal ini Fakultas Teknologi Industri (FTI) telah menunjukkan sinergitas dengan BAZNAS Kota Depok melalui program Pengabdian kepada Masyarakat.

Bermula dari pertemuan sharing session di Kantor Kecamatan Cimanggis pada akhir tahun 2019.  BAZNAS Kota Depok menggagas sinergi multi pihak dalam optimalisasi manfaat dan potensi zakat perusahaan maupun institusi perguruan tinggi, serta pihak swasta penyedia layanan publik di Kecamatan Cimanggis.  Komitmen sinergi terbangun dan terjalin hingga saat ini.   FTI Jaya Baya menindaklanjuti dengan sejumlah kegiatan yang telah dilaksanakan oleh BAZNAS Kota Depok, memberikan penguatan berupa peningkatan kapasitas, pengetahuan dan ketrampilan mustahik BAZNAS Kota Depok.

Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Depok, Dr. Rida Hesti Ratnasari, S.P, M.Si, mengatakan, “FTI Jaya Baya telah bekerjasama dengan BAZNAS Kota Depok, antara lain kegiatan pelatihan pembuatan sabun, pelatihan digital marketing bagi mustahik program pendayagunaan”.  “Selain itu juga melibatkan BAZNAS Kota Depok dalam kegiatan disinfeksi area Gedung Universitas Jaya Baya di Cimanggis

Dra Sri Wiji Lestari, M.Pd dari FTI Jaya Baya yang hadir pada sharing session BAZNAS Kota Depok menambahkan, “Kerja sama akan terus ditingkatkan, untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat”

KH Encep, MA, Ketua BAZNAS Kota Depok menyampaikan, “Terima kasih kepada FTI Jaya Baya, telah memberikan peningkatan kapasitas bagi amil pelaksana dan relawan BAZNAS Kota Depok, FTI Jaya Baya memberikan pelatihan pembuatan hand sanitizer standar WHO,  face shield dan automatic hand sanitizer dispenser  untuk mendukung aksi BAZNAS Kota Depok pada masa Adaptasi Kebiasaan Baru Covid-19.   Pelatihan ini semacam ToT, diikuti oleh 20 orang amil dan relawan BAZNAS Kota Depok yang nantinya akan melatih mustahik binaan BAZNAS Kota Depok”.

Narasumber pelatihan antara lain Dr. Yeti Widyawati, S.T, M.Si, Lukman Nul Hakim, S.T, M.Eng, Fogot Endro Wibowo, S.T, M., Reza Diharja, S.Si. M.T, Dra. Sri Wiji Lestari, M.Pd dan lainnya, diwakili oleh Lukman Nul Hakim, S.T, M.Eng dan Reza Diharja, S.Si. M.T, hadir di Kantor BAZNAS Kota Depok pada Hari Rabu, tanggal 22 Juli 2020, menyerahkan 100 botol hand sanitizer masing-masing 500 ml, 100 buah face shield dan 100 unit automatic hand sanitizer dispenser yang merupakan produk hasil pelatihan.  Produk ini selain dimanfaatkan bagi mustahik di Kantor BAZNAS Kota Depok, juga dibagikan ke sejumlah masjid dan pondok pesantren oleh BAZNAS Kota Depok sebagai penerima manfaat program hasil kerja sama BAZNAS Kota Depok dengan FTI Jaya Baya.

Semoga  bermanfaat bagi pencegahan penyebaran Covid-19 sekaligus menjadi solusi alternatif peningkatan pendapatan mustahik dengan memproduksi sarana pendukung new normal, adaptasi kebiasaan baru pada masa pandemic Covid-19 ini” kata Lukman Nulhakim, S.T, M.Eng, salah satu narasumber pelatihan dari FTI Jaya Baya.

Reza Diharja, S.Si, M.T, yang juga menjadi narasumber pelatihan, menambahkan, Kerja sama FTI Jaya Baya dengan BAZNAS Kota Depok diharapkan terus berkelanjutan dan meningkat kebermanfaatannya”

Kegiatan bersama berikutnya adalah pemotongan hewan kurban di Kampus Jaya Baya.  Rencana akan dilaksanakan pada Hari Sabtu, tanggal 01 Agustus 2020.  Penyembelihan oleh Tim Sembelih Kurban BAZNAS Kota Depok yang dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Depok, KH Encep, MA, demikian ujar Rida Hesti Ratnasari, Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Depok.

Sedekah Pangan Pendamping Kurban

Dalam menyambut hari raya Idul Adha 1441 H, BAZNAS Kota Depok membuka kesempatan untuk menunaikan Sedekah Pangan Pendamping Kurban.

Mengingat COVID-19, bukan hanya daging yang dibutuhkan oleh penerima manfaat, namun Bahan pendamping seperti beras, buah-buahan, sayur mayur, susu dan suplemen peningkatan daya tahan tubuh juga tak kalah penting bagi penerima manfaat.

Selain dari pendamping kurban berupa bahan pangan, operasional pemotongan hingga pengantaran daging kurban ke masing-masing penerima manfaat juga tak kalah penting.

Disamping mendapatkan pahala yang sama halnya dengan pekurban sapi maupun kambing, donasi Bapak/Ibu juga sangat membantu, terutama bagi warga yang terdampak COVID-19 yang masih menjadi pandemi sampai saat sekarang ini

Mari salurkan Sedekah Pendamping Daging Kurban Anda melalui BAZNAS Kota Depok denga transfer ke Dompet Kurban BAZNAS Kota Depok:

Bank Muamalat 304 0221 555
BNI Syariah 2700 3700 40
Bank Syariah Mandiri 7009 400 839

Informasi dan konfirmasi donasi
Kantor BAZNAS Kota Depok
Perumahan Depok Mulya I
Blok I No 12, Kel Beji, Kec Beji, Kota Depok
Whatsapp 0878 7600 1222
Email: baznaskota.depok@baznas.or.id

#zakatfromhome
#kurbanfromhome
#depokpeduli
#semestakebajikanzakat

Pelatihan Persiapan Penyelenggaraan Kurban di Masa Pandemi Serta Pembinaan dan Calon UPZ BAZNAS Kota Depok 2 Juli 2020

Depok- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok memastikan hewan kurban yang disembelih pada Hari Raya Idul Adha 1441 H dalam kondisi sehat. Apalagi di masa pandemi, sangat penting umat mengonsumsi hewan kurban yang tidak mengandung penyakit.

“Hewan tidak buta, tidak sakit, tidak kurus atau tidak pincang,” kata KH. Encep, MA seperti dikutip dari rilis yang dikirim ke media massa pada Jumat, (3/7).

BAZNAS Kota Depok menyelenggarakan Pelatihan Persiapan Kurban di Masa Pandemi melalui aplikasi konferensi via internet di Kantor BAZNAS Kota Depok, Kamis (2/7). Dalam diskusi yang dipandu Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Depok Dr. Rida Hesti Ratnasari ini, terungkap bahwa kesehatan hewan kurban sangat penting. Di masa pandemi, untuk memastikan hewan yang disembelih sehat dan prosesnya juga sehat menjadi prioritas BAZNAS Kota Depok.

Pelaksanaan Pelatihan melalui Applikasi Zoom

Mengutip pendapat ulama Imam empat mazhab, KH Encep menjelaskan sembelihan hewan kurban harus keluar darahnya dengan sempurna. Caranya adalah dengan memotong kerongkongan (hulqum), tenggorokan (mari’) dan salah satu urat nadi (wadi’).

“Hewan juga tidak boleh stres saat akan disembelih, karena akan berpengaruh pada kualitas daging,” jelasnya.

Katanya, jika hewan stres maka darah akan tertinggal di dalam daging, dan sangat mungkin menyimpan virus atau bakteri berbahaya. Salah satu cara agar hewan tidak stres adalah tidak mengasah pisau di hadapan hewan, juga tidak memperlihatkan hewan yang disembelih ke hewan lain.

“Pisau harus tajam dan pemotongan dengan sekali sembelihan,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Depok Setiawan Eko mengungkapkan BAZNAS Kota Depok menyelenggarakan penyembelihan hewan kurban melalui rumah pemotongan hewan (RPH). Dalam proses pemotongan, BAZNAS memperhatikan protokol kesehatan Covid-19. Bahkan, BAZNAS juga melibatkan Satgas Covid-19.

“Pola pendistribusiannya adalah mengunjungi penerima manfaat kurban khususnya terdampak Covid-19. Tidak menyelenggarakan pemotongan yang memungkinkan adanya kerumunan orang, melainkan amil BAZNAS yang akan mendatangi penerima kurban,” katanya.

BAZNAS memberi kebebasan kepada Unit Pengelola Zakat (UPZ) untuk menyelenggarakan penyembelihan kurban sepanjang mengikuti protokol kesehatan covid-19.

“UPZ harus memiliki tim khusus yang mengunjungi penerima manfaat kurban, tidak ada pengumpulan orang dan tidak ada orang yang mengantri. Pendekatan kita adalah preventif dan melindungi, tidak menyebarkan Covid-19,” katanya.

Pelatihan BAZNAS Kota Depok ini diikuti lebih 80 orang dari UPZ, DKM Masjid dan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD). Selama tiga jam, peserta mendapat informasi seputar kajian syariat tentang kurban di era pandemi.

Dalam pelatihan itu disepakati adanya kerja sama penyelenggaraan kurban sesuai syariah dan protokol kesehatan covid-19 melalui beberapa skema. Juru sembelih halal terlatih diajukan oleh masyarakat atau UPZ untuk mendapatkan fasilitas pemeriksaan covid-19, kerjasama BAZNAS Kota Depok dengan Dinas Kesehatan Kota Depok. BAZNAS Kota Depok juga menyiapkan perangkat administrasi penyelenggaraan kurban oleh UPZ yang terdaftar. (*)