Baznas Kota Depok Bantu Warga Lunasi Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan

Dikutip dari Republika.co.id. Wakil Ketua II Bagian Pendistribusian dan Pemberdayaan Baznas Kota Depok, Ustadz Abdul Ghofar mengatakan, pihaknya turut serta membantu masyarakat dalam menangani masalah kesehatan, seperti menunggak iuran pembayaran BPJS Kesehatan. Baznas pun siap melunasi tunggakan warga yang memang membutuhkan.

“Hampir tiap hari, banyak masyarakat yang mendatangi kantor Baznas mengeluh belum membayar BPJS jaminan layanan kesehatan. Atau mereka sudah keluar dari rumah sakit tetapi belum melunasi pembayaran,” katanya di Kota Depok, Jawa Barat, Kamis (22/9/2022).

Pihaknya ikut membantu sesuai dengan ketentuan. Apalagi Baznas sebagai lembaga pengumpulan dan penyaluran dana zakat masih terbatas. Menurut Abdul, yang dibantu dengan melihat warga masuk dalam kategori delapan delapan asnaf atau penerima zakat.

Meski begitu, ia menegaskan, tidak semua dipenuhi kebutuhannya, melainkan dalam batas maksimal. “Tiap hari, ada yang datang karena nunggak bayaran BPJS atau tidak bisa membayar biaya rumah sakit,” kata Abdul.

Menurut Abdul, bantuan juga diberikan oleh Dinas Kesehatan maupun Dinas Sosial Kota Depok kepada warga yang membutuhkan. Meski begitu, pihaknya belum bisa berbuat secara maksimal tanpa bantuan dari muzzaki dari ASN atau masyarakat umum.

“Ini yang masih menjadi kendala, ketika banyak orang yang ‘nunggak’ pembayaran BPJS Kesehatan atau biaya rumah sakit mereka disarankan ke Baznas. Padahal kita mempunyai keterbatasan. Meski begitu, Alhamdulillah bisa membantu masyarakat,” kata Abdul.

Ketua Baznas Kota Depok, Endang Ahmad Yani menjelaskan, dana yang dikelola Baznas masih sedikit dan alokasi anggaran untuk kesehatan sebesar 10 persen. Sementara, dana yang dikelola selama setahun mencapai Rp 4,5 miliar.

Endang menuturkan, selama tiga tahun Baznas sudah tercatat membantu masyarakat dalam mengcover BPJS sebesar Rp 600 juta. Untuk itu, ke depan kita akan menyelesaikan masalah kesehatan bersinergi dengan BPJS maupun Pemerintah Kota Depok.

Solusi yang kita tawarkan dengan membentuk Unit Pelayanan Zakat (UPZ). “Kita akan terus gali agar bisa membantu dan memberdayakan masyarakat,” ucap Endang.

Sumber : https://www.republika.co.id/berita/rilj8q484/baznas-depok-bantu-warga-lunasi-tunggakan-iuran-bpjs-kesehatan

BAZNAS Kota Depok Siap Dukung Program LAYAR CERIA (Layanan Keluarga Cerdas Inovatif RW Ramah Anak)

Depok, 23 September 2022. Pertemuan Dinas Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk & Keluarga Berencana (DP2KBP3A) dengan BAZNAS Kota Depok membahas kerjasama program LAYAR CERIA (Layanan Keluarga Cerdas Inovatif RW Ramah Anak).

Pertemuan ini dilakukan di kantor BAZNAS Kota Depok yang dihadiri oleh drg. Nessi Annisa Handari (Kepala Dinas DP2KBP3A Kota Depok) dan Rahmat Pace (Kabid Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga) serta Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M (Ketua BAZNAS Kota Depok), Abdul Ghofar S.E ( Waka II BAZNAS Kota Depok), Rovi Octaviano Vustany, S.P., M.Si (Waka III BAZNAS Kota Depok) dan Dipl.-Ing Agus Dwi Cahyono (Waka IV BAZNAS Kota Depok).

Program ini adalah gerakan masyarakat ditingkat RW, RT dan keluarga, dimana adanya bentuk pengawalan yang serius terhadap hak-hak anak dan perlindungan terhadap anak-anak.

Program LAYAR CERIA, dimana anak harus terpenuhi hak-hak dalam Pendidikan, peran RW ramah anak adalah untuk mendata dan mengadvokasi kepada dinas terkait agar anak mendapatkan pendidikan, dan anak tidak punya akta kelahiran, dengan RW ramah anak dibantu dalam pembuatan akta kelahiran dan perlindungan terhadap anak-anak yang ada diwilayahnya. Sehingga anak tumbuh dengan nyaman, aman dan sehat.

Dalam hal ini BAZNAS Kota Depok sesuai dengan tugasnya berkomitmen untuk ikut serta membantu pemerintah Kota Depok agar terwujudnya kota layak anak dalam hal ini DP3AP2KB Kota Depok melakukan program “LAYAR CERIA” sehingga anak-anak di Kota Depok terkhusus anak-anak dhuafa dapat tumbuh dengan nyaman, aman dan sehat.

Dorong Optimalisasi Zakat Produktif, BAZNAS Kota Depok Bersinergi dengan Aisyiyah dan Fatayat Kota Depok

Jum’at 23 September 2022, Ikhtiar BAZNAS Kota Depok dalam mengoptimalkan zakat produktif dengan membangun sinergi dengan Aisyiyah dan Fatayat Kota Depok.

Pertemuan ini dilakukan di Kantor BAZNAS Kota Depok dan dihadiri oleh Ibu Rusmiyati (Ketua PD Aisyiyah Kota Depok, Ibu Sumyati (Sekretaris PD Aisyiyah Kota Depok), Ibu Ade Rina Farida( Ketua Fatayat NU Kota Depok) dan Ibu Roazah (Wakil Ketua II Fatayat NU Kota Depok, sedangkan BAZNAS Kota Depok dihadiri oleh Dr. Endang Ahmad Yani, S.E., M.M (Ketua BAZNAS Kota Depok), Abdul Ghofar S.E ( Waka II BAZNAS Kota Depok), Rovi Octaviano Vustany, S.P., M.Si (Waka III BAZNAS Kota Depok) dan Dipl.-Ing Agus Dwi Cahyono (Waka IV BAZNAS Kota Depok).

Sinergitas dengan Aisyiyah dan Fatayat Kota Depok dilakukan guna mendorong dana zakat yang terhimpun dapat menjadi micropreneur yang berdaya melalui program Pemberdayaan Usaha. Di sisi lain Fatayat Kota Depok siap untuk menjadi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sehingga penerimaan zakat bisa meningkat dan zakat produktif yang disalurkan bisa menjangkau masyarakat luas secara merata.

BAZNAS Kota Depok berupaya mendorong pemberdayaan dan peningkatan ekonomi bagi masyarakat yang membutuhkan sebagai wujud penyaluran zakat yang tepat melalui program pemberdayaan usaha. Tidak hanya tepat menyalurkan zakat kepada yang membutuhkan, tapi kita juga memilih bagaimana agar bantuan ini bisa memberdayakan. Kita sudah ketahui bagaimana zakat membuat orang yang tidak sekolah bisa jadi sarjana, yang sakit bisa sembuh, dan bantuan-bantuan sosial lainnya.

Zakat produktif yang akan diberikan bertujuan untuk mewujudkan kemandirian pengusaha mikro melalui pemberian modal usaha, pendampingan, serta pelatihan. kami berharap dengan langkah ini BAZNAS dapat membantu mustahik mencapai kesejahteraan yang berkelanjutan.
Cinta Zakat Menyejahterakan Umat!!!

Dinas Pendidikan Kota Depok Dukung Optimalisasi Pengelolaan ZIS di Sekolah


Badan Amil Zakat Nasional Kota Depok melakukan silaturahmi dengan Dinas Pendidikan (DISDIK) Kota Depok guna melakukan optimalisasi pengelolaan ZIS di Sekolah di ruang kepala dinas Pendidikan Kota Depok, Selasa (19/09/22).
Pertemuan dengan disdik dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan (Wijayanto, A.Pi.,M.Si), Ketua UPZ Disdik (Joko Sutrisno) dan Wakil Ketua UPZ Disdik (Awang).

Wakil Ketua I BAZNAS Kota Depok, Dr. K.H Encep Hidayat M.A mengungkapkan pertemuan dengan Disdik ini merupakan upaya BAZNAS menjalin hubungan baik sekaligus bersinergi untuk meningkatkan pengelolaan ZIS di sekolah.

“Baznas juga perlu memberikan sosialisasi kepada seluruh guru dan murid di sekolah dengan harapan meningkatnya kualitas literasi zakat dapat beriringan dengan meningkatkannya kualitas pengelolaan zakat, baik pengumpulan dan juga program pemberdayaannya”. Ungkap Wakil Ketua II BAZNAS Kota Depok (Abdul Ghofar S.E)

Disdik memiliki jumlah ASN yang cukup banyak yakni 2.700 sehingga potensi zakat yang dimiliki disdik sebesar Rp.445.500.000,-/Bulan, oleh karena itu BAZNAS Kota Depok bersama Dinas Pendidikan Kota Depok berkomitmen akan melakukan upaya-upaya untuk memaksimalkan potensi zakat ini, sehingga program-program yang BAZNAS lakukan dapat menyejahterakan guru dan murid di Kota Depok.

Kepala Dinas Pendidikan bapak Wijayanto, A.Pi., M.Si mengungkapkan akan terus melakukan program-program bersaam BAZNAS yang dapat mengoptimalkan pengelolaan zakat di sekolah dengan melakukan sosialisasi zakat secara masif di sekolah baik SD dan SMP Negeri.
Cinta Zakat Menyejahterakan Umat!!!

Laporan Keuangan BAZNAS Kota Depok Tahun 2021 Kembali Menerima Opini Wajar

Selasa, 13 September 2022 BAZNAS Kota Depok menerima hasil audit laporan keuangan tahun 2021 dengan opini wajar. Sejak tahun 2017 – 2021 laporan keuangan BAZNAS Kota Depok selalu diaudit oleh kantor akuntan publik, dalam kurun waktu lima tahun tersebut BAZNAS Kota Depok selalu mendapat opini wajar secara berturut-turut.

Pelaksanaan audit keuangan merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban bahwasanya keuangan di BAZNAS Kota Depok dilakukan secara akuntanbel dan sesuai standar yang berlaku. Karena BAZNAS Kota Depok mengelola dana umat, maka kepercayaan dari para muzaki yang menitipkan dananya harus dijaga. Oleh karena itu, pengelolaan keuangan secara akuntabel sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Penyerahan hasil audit laporan keuangan BAZNAS Kota Depok dilakukan secara simbolis oleh Bapak Dadang Romansyah, S.E., AK, CA, SAS,MM selaku manager KAP A.R Utomo kepada Dr. K.H Encep Hidayat, M.A (Ketua BAZNAS Periode 2016-2021) di Kantor BAZNAS Kota Depok bertempat di Perum Depok Mulya I Beji. Acara ini dihadiri oleh seluruh pimpinan BAZNAS Kota Depok Peridoe 2022-2027.

Dengan perolehan ini, apa yang telah BAZNAS Kota Depok canangkan akan selalu mengedepankan prinsip Aman Syari, Aman Regulasi Aman NKRI yang dibuktikan secara administratif dengan audit syariah maupun audit Keuangan. Hasil ini kami persembahkan untuk seluruh masyarakat Kota Depok sekaligus untuk memperkuat kepercayaan masyarakat kepada BAZNAS Kota Depok, sehingga masyarakat senantiasa bisa mempercayakan Zakat, Infak dan Sedekahnya untuk disalurkan melalui BAZNAS Kota Depok.
Cinta Zakat Menyejahterakan Umat.!!!

Melalui Baznas Kota Depok: Jadikan Depok Menjadi Kota Zakat di Indonesia

Depok, 01 September 2022. Walikota Depok Dr. KH. Mohammad Idris, MA. melantik Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok Periode 2022-2027, bertempat di Gedung Balaikota, lantai 5.

Zakat memiliki posisi dan peran yang penting dalam mempengaruhi, membentuk dan mengarahkan ekonomi Islam, hampir di seluruh konsekuensi penting, seperti memberantas kemiskinan, memastikan pemerataan kekayaan ke seluruh aspek, merangsang pertumbuhan ekonomi, dan sebagai alat untuk stabilisasi siklus ekonomi dan mendorong tingkat kesejahteraan sosial. Zakat sebagai lembaga Islam berperan dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat sehingga hampir dipastikan tidak ada masyarakat yang menderita akibat tidak terpenuhinya kebutuhan dasar.
Hal ini terbukti dari hasil riset yang di lakukan oleh Irfan Syauqi Beik di Jakarta, hasilnya adalah dana zakat yang telah disalurkan mampu meningkatkan pendapatan rumah tangga mustahik rata-rata 9,82 persen. Secara empiris dan catatan sejarah otentik zakat memiliki kemampuan dalam mengentaskan kemiskinan, hal ini terbukti di Yaman oleh Umar bin Khattab (12-22 H) dan di Mesir pada masa Khalifah Umar bin Abdul Azis (99-101 H). Hanya dengan tempo 2.5 tahun, Umar bin Abdul Azis mampu memakmurkan negeri yang luasnya mulai dari semenanjung Baghdad hingga Afrika dengan konsep penguatan fungsi baitul maal.

Berdasarkan kajian laporan indikator pemetaan potensi zakat oleh Pusat Kajian Strategis Baznas Provinsi Jabar tahun 2021 dan wawancara pimpinan Baznas Kota Depok periode sebelumnya, besarnya potensi Zakat di Depok sebesar Rp. 372 Miliar pertahun, dengan rincian zakat makanan pokok Rp. 50 juta, zakat peternakan Rp. 4 miliar, zakat uang Rp. 351 M dan Zakat penghasilan ASN Rp. 12 M.

Menurut ketua Baznas Kota Depok periode 2022-2027 yaitu Dr. Endang Ahmad Yani, SE, MM, potensi tersebut bisa direalisasikan melalui kerjasama semua stake holder yang ada di Depok melalui strategi membuat program unggulan yang menyentuh semua lapisan masyarakat, sosialisasi pimpinan Baznas dan pemerintah kepada struktur masyarakat secara komprehensif, strategi membuat data base muzakki dan Mustahik, optimalisasi teknologi sebagai sarana pengelolaan zakat dan pembuatan peraturan walikota tentang pengelolaan zakat, infaq dan sedekah dari pegawai di lingkungan Pemkot Depok.


Dalam sambutannya Walikota Depok berharap para Pengurus BAZNAS yang pada hari ini dilantik, mengatakan, “Hadirnya Baznas Kota Depok, diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengentasan kemiskinan, meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat bersama-sama dengan Pemerintah Kota Depok, sekaligus mengucapkan terima kasih kepada pimpinan Baznas periode sebelumnya yang sudah memberikan kontribusi terbaiknya yaitu menghimpun dana zakat dan infaq sebesar Rp. 4,7 Miliar per tahun, sudah meraih antara lain Kategori Cukup Baik dari indikator ada laporan keuangan diaudit dengan mendapatkan opini WTP, memiliki aplikasi ISO Mutu 9001 serta mendapatkan 4 penghargaan dari Baznas Provinsi Jawa Barat antara lain menjalankan fungsi kordinasi terbaik dengan Pemda, sebagai nominator pada kategori pengelolaan website dan sosmed, nominator pada kategori operasional kelembagaan dan penghargaan kepada Wali Kota Depok sebagai Pemerintah Daerah pendukung pengelolaan zakat.

Semoga dengan dilantiknya pengurus baru kinerja BAZNAS Kota Depok bisa menjadi Kota Zakat yang pertama di Indonesia, kemudian terus berkembang semakin baik sehingga keberadaannya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Acara pelantikan tersebut dihadiri, Pimpinan Baznas RI, Baznas Propinsi Jawa Barat, Ketua DPRD Kota Depok dan seluruh unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, Asisten Daerah, Kepala OPD, Kepala Kemenag Kota Depok, Ketua MUI Kota Depok, Lazismu Kota Depok, Lazisnu Kota Depok dan Ketua Apindo Kota Depok.
Walikota juga berharap agar pengurus BAZNAS yang baru untuk segera menyusun program kerja dan membuat inovasi-inovasi baru dalam pengelolaan zakat yang sesuai dengan syariat Islam. Selain itu, Walikota ucapkan selamat dan sukses kepada Pimpinan BAZNAS terpilih Periode 2022-2027.

BAZNAS Kota Depok Membersamai PEMKOT Depok Raih 4 Penghargaan dalam Penganugrahan BAZNAS JABAR 2021


PENGANUGERAHAN BAZNAS JABAR 2021
BAZNAS Provinsi Jawa Barat menggelar Penganugerahan BAZNAS JABAR 2021 yang diselenggarakan di Bandung pada hari Kamis, 16 Desember 2021. Menurut Ketua Dwan Juri H. Ahmad Ridwan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penghargaan terhadap individu, instansi, maupun media partner dalam menyukseskan program-program BAZNAS JABAR di tahun 2021. Penjurian dilakukan terhadap 12 kategori dengan 47 nominator.
Puji Syukur kehadirat Allah SWT, karena berkat pertolongan Allah disertai dengan doa dan kerja keras secara bersama-sama antara pimpinan dan staf, BAZNAS Kota Depok menerima penghargaan dalam Penganugerahan BAZNAS JABAR 2021. Ada 4 anugerah yang berhasil diraih oleh BAZNAS Kota Depok bersama Pemerintah Kota Depok, yaitu: pertama anugerah sebagai BAZNAS Kota/Kabupaten Koordinasi dengan PEMDA Terbaik. Kedua, sebagai nominator pada kategori Pengelolaan Website dan SOSMED Terbaik. Ketiga, sebagai nominator pada Kategori Operasional Kelembagaan Terbaik. Kempat, yaitu penghargaan kepada Walikota Depok sebagai Pemerintah Daerah Pendukung Pengelolaan Zakat. Penganugerahan ini dihadiri langsung oleh seluruh pimpinan BAZNAS Kota Depok dan disaksikan langsung oleh Wali Kota Depok bapak Dr. K.H. Mohammad Idris, MA.
Penghargaan yang diraih merupakan tantangan ke depan agar dapat dipertahankan, sekaligus untuk meningkatkan kinerja BAZNAS Kota Depok menjadi lebih baik. Peningkatan kinerja dengan kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas dan kerja tuntas harus bersama-sama dilakukan antara pimpinan BAZNAS Kota Depok dan Staf tanpa terkecuali untuk mencapai BAZNAS Kota Depok yang lebih unggul.
Kepemimpinan BAZNAS Kota Depok periode 2016 – 2021 sudah berakhir, pimpinan saat ini sedang dalam masa perpanjangan, harapan ke depan semoga pimpinan BAZNAS Kota Depok periode selanjutnya dapat mempertahankan kinerja terbaik yang telah diraih dan meningkatkanya.
Penganugerahan BAZNAS JABAR 2021, Wali Kota Depok juga menerima penghargaan sebagai Kepala Daerah Peduli Zakat Jawa Barat dengan Dukungan Hibah Operasional Terbaik. Anugerah ini diterima langsung oleh Bapak Wali Kota Depok Dr. K.H. Mohammad Idris, MA. Dukungan ini sangat berarti bagi BAZNAS Kota Depok dalam peningkatan pengelolaan Zakat di Kota Depok. BAZNAS Kota Depok sebagai Lembaga Pemerintah Non Struktural (LPSN) berkomitmen untuk terus bersinergi dan berkolaborasi lebih baik dengan pemerintah, bersama-sama mengentaskan kemiskinan, mensejahterakan masyarakat, menuju kota Depok yang Maju, Berbudaya dan Sejahtera.
Terimakasih kepada pemerintah Kota Depok, khususnya Bapak Wali Kota Depok yang telah memberikan support penuh untuk BAZNAS Kota Depok.

Syukur Alhamdulillah kepada Allah SWT atas anugerah yang diraih, karena sehebat apapun kemampuan seseorang, jika Allah tidak menghendaki, maka hal ini tidak akan terwujud. Sebagai manusia biasa kami menyadari banyak kekurangan dalam bekerja, oleh karena itu segala kekurangan atas pekerjaan yang telah dilakukan kiranya dapat diperbaiki untuk BAZNAS Kota Depok yang lebih baik.
“Terimakasih yang sebesar-besarnya dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kota Depok terutama dalam hal ini Bapak Wali Kota Depok yang Alhamdulillah dapat hadir langsung membersamai BAZNAS Kota Depok. Kehadiran beliau merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan yang tak terhingga. Dukungan penuh yang telah diberikan sangat berarti untuk BAZNAS Kota Depok. Terimakasih pula kepada seluruh amilin dan amilat BAZNAS Kota Depok, mudah-mudahan hal ini menjadi amal ibadah kita yang diterima oleh Allah SWT”. Ungkap Ketua BAZNAS Kota Depok K.H. Encep, MA

GEBYAR PEMBERDAYAAN USAHA BAZNAS KOTA DEPOK TAHUN 2021

BAZNAS Kota Depok Kembali menyelenggarakan Gebyar Pemberdayaan Usaha. Acara ini merupakan peresmian salah satu program tahunan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan yang merupakan program pendayagunaan zakat kepada penerima manfaat bekerjasama dengan mitra pemberdaya ekonomi BAZNAS Kota Depok dengan tujuan untuk memajukan ekonomi penerima manfaat.

 

Penerima Manfaat Program Pemberdayaan Usaha ini tidak hanya menerima bantuan modal usaha, namun juga mendapatkan pendampingan dan pelatihan guna mengoptimalkan potensi dan usaha yang dijalankan penerima manfaat. Total bantuan usaha yang diberikan sebesar Rp. 1.000.000.000 (satu miliar rupiah) kepada 450 orang penerima manfaat. Penerima manfaat ini terdiri dari 100 penerima manfaat program pada tahun sebelumnya sebagai apresiasi atas keberhasilan meningkatkan usahanya dari program pemberdayaan tahun sebelumnya dan 350 penerima manfaat baru. Harapan bersama agar penerima manfaat mencapai peningkatan pendapatan, tumbuh karakter kedermawanan sehingga secara bertahap meningkat statusnya dari mustahik, muktafi, munfik bahkan muzaki.

 

Gebyar Pemberdayaan Usaha Tahun 2021 mengundang Walikota dan Wakil Walikota Depok, FORKOPIMDA, Kementerian Agama Kota Depok, Ketua BAZNAS RI, Ketua BAZNAS Prov. Jawa Barat, MUI Kota Depok, Mitra Pemberdayaan, Mitra Perbankan, serta UPZ BAZNAS Kota Depok baik UPZ Organisasi Pemerintah Daerah (OPD), Sekolah, Masjid maupun yayasan. Kegiatan dilakukan secara hybrid, luring di Gedung Teratai Balaikota Depok dan daring melalui video konferensi dengan aplikasi zoom meeting serta live streaming.

 

Selain peresmian program pemberdayaan usaha, juga dilakukan penyerahan bantuan cashless secara simbolis kepada perwakilan penerima manfaat. Selain itu dilaksanakan pula penyerahan sertifikat surveillance implementasi manajemen mutu ISO 9001:2015 BAZNAS Kota Depok.

 

Kualitas program pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) BAZNAS Kota Depok terus mencapai peningkatan, sejak tahun 2017 – 2021. Capian ini ditunjukkan antara lain :

  1. Opini Wajar pada audit laporan keuangan tahun 2017, 2018, 2019 dan2020 oleh Kantor Akuntan Publik
  2. Sertifikasi Standar Manajemen Mutu ISO 9001:2015 oleh badan dunia WQA pada tahun 2019 serta audit surveillance pada tahun 2020 dan 2021
  3. Penghargaan kategori operasional kelembagaan terbaik se-Jawa Barat pada BAZNAS Jabar Award tahun 2019
  4. Predikat A pada kepatuhan Syariah berdasarkan riset Pusat Kajian Strategis (PUSKAS) BAZNAS RI pada tahun 2020
  5. Predikat A pada aspek penyaluran zakat berdasarkan riset PUSKAS BAZNAS RI tahun 2020
  6. Predikat baik pada aspek transparansi berdasarkan hasil riset PUSKAS BAZNAS RI tahun 2020
  7. Kategori harmonis hubungan dengan pemerintah kota dengan salah satu indikator dukungan biaya operasioanl APBD sebesar 73% dari total biaya

 

Capaian peningkatan kinerja pengelolaan zakat oleh BAZNAS Kota Depok diraih dengan dukungan Pemerintah Kota Depok, UPZ OPD, UPZ Masyarakat serta Mitra Pengelolaan Zakat lainnya. Kemitraan strategis terus ditingkatkan untuk mengoptimalkan kinerja pengelolaan zakat, termasuk kinerja pengumpulan ZIS dan DSKL. Kegiatan Gebyar Pemberdayaan Usaha merupakanbagian dari kampanye kebangkitan zakat, sosialisasi program pemberdayaan BAZNAS Kota Depok,diharapkan menjadi Sarana meningkatkan sinergitas dan kedekatan antara BAZNAS Kota Depok dengan para pemangku kepentingan serta seluruh masyarakat muslim di Kota Depok untuk dapat mendukung Gerakan kebangkitan dan Cinta Zakat di Kota Depok.

BAZNAS Kota Depok raih predikat A kategori Kepatuhan Syariah

Pusat Kajian Strategis (Puskas) BAZNAS Republik Indonesia memberikan penilaian berbasis riset kepada Baznas Kota Depok Jawa Barat dengan nilai predikat A, untuk kategori kepatuhan syariah yang lebih tinggi dari nilai rata-rata Baznas Kota/Kabupaten se-Indonesia.

Pelaksanaan Rapat Kerja BAZNAS Kota Depok secara online

“BAZNAS Kota Depok telah mencapai peningkatan kinerja sejak pertama dilantik untuk periode 2016 – 2021,” kata Ketua BAZNAS Kota Depok KH Encep dalam keterangannya

Encep menjelaskan untuk transparansi mencapai predikat baik, dengan score 0.80 dari score tertinggi 1.00. hubungan dengan Pemerintah Kota, Baznas Kota Depok mencapai kategori harmonis, dengan salah satu indikator dukungan biaya operasional dari APBD sebesar 73 persen dari total biaya operasional.

Dikatakannya Baznas Kota Depok menyelenggarakan pengelolaan zakat dengan standar manajemen mutu telah meraih sertifikasi ISO 9001:2015 oleh Badan Dunia WQA pada tahun 2019 dan kembali menerima pada audit surveillance tahun 2020.

Paparan Langsung oleh Pimpinan BAZNAS Pusat pada Pembukaan Raker BAZNAS Kota Depok 2021

BAZNAS Depok untuk opini laporan keuangan oleh Kantor Akuntan Publik dinyatakan Wajar Tanpa Pengecualitan (WTP) tiga tahun berturut-turut, yaitu tahun 2017, 2018 dan 2019. Penghargaan kategori operasional kelembagaan terbaik se-Jawa Barat telah diraih BAZNAS Kota Depok pada tahun 2019.

Lebih lanjut Encep mengatakan pengumpulan dana pada tahun 2020 mencapai Rp4.847.000.306 yang langsung melalui akun rekening Baznas Kota Depok dari 2.423 orang muzaki. Sedangkan capaian pengumpulan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) berupa zakat fitrah sebesar Rp18.856.776.662.

Sedangkan untuk pendistribusian telah dialokasikan dari hasil pengumpulan yang langsung melalui akun rekening Baznas Kota Depok sebesar Rp3.834.274.531. Sedangkan pendistribusian langsung dari UPZ mencapai Rp17.838.355.971.

“Jumlah penerima manfaat pendayagunaan zakat sebanyak 452 orang dan mustahik pendistribusian sebanyak 15.666 orang,” jelasnya.

Optimalisasi pengumpulan zakat di Kota Depok dapat ditingkatkan melalui dukungan regulasi berupa Perda Zakat. Salah satu langkah penting dapat ditempuh dengan katalisator proses-proses mekanisme pengesahan Perda Zakat. Dewan pakar BAZNAS dapat mengajukan atau memberikan rekomendasi sebagai penguatan.

PERINGATAN HARI SANTRI NASIONAL 2020

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok merupakan lembaga pemerintah non struktural yang senantiasa meningkatkan peran sebagai mitra pemerintah.  Pengelolaan zakat oleh BAZNAS Kota Depok mencapai peningkatan mutu.  Hal ini ditandai dengan peningkatan kapasitas SDM, tatakelola zakat, termasuk tata kelola keuangan yang telah dinyatakan wajar tanpa pengecualian oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) sejak 2017, serta audit kepatuhan syariah.  BAZNAS Kota Depok meraih penghargaan tingkat Provinsi sebagai BAZNAS Kabupaten/Kota terbaik dalam Operasional Kelembagaan se BAZNAS Kabupaten/Kota di Jawa Barat.

Dokumentasi Penyerahan Bantuan untuk Santri-santri di Kota Depok

Tanggal 22 Oktober diperingati sebagai Hari Santri Nasional berdasarkan penetapan Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 yang ditandatangani pada 15 Oktober 2015 di Mesjid Istiqlal Jakarta. BAZNAS Kota Depok turut memperingati Hari Santri Nasional yang dikaitkan dengan pilar program “Depok Taqwa” BAZNAS Kota Depok.  BAZNAS Kota Depok memberikan dukungan terhadap santri-santri yang tersebar di Kota Depok.  Jumlah santri di Kota Depok sebanyak 15.953 santri dalam naungan 109 lembaga pendidikan Islam.

Melalui peringatan Hari Santri Nasional yang diselenggarakan oleh Kemenag Depok, BAZNAS Kota Depok menyalurkan bantuan sebesar Rp. 15 juta, diserahkan langsung oleh Bapak KH Encep, MA selaku Ketua BAZNAS Kota Depok kepada Kepala Kemenag Depok. Selain itu BAZNAS Kota Depok juga menyalurkan bantuan kepada pesantren-pesantren di Kota Depok, dua diantaranya adalah Pondok Pesantren Madinatul Qur’an dan Cendekia Amanah.

Peringatan Hari Santri Nasional 2020 dimeriahkan dengan pemasangan spanduk di titik-titik strategis di Kota Depok, pemasangan spanduk merupakan reminder kepada masyarakat agar turut bersuka cita memperingati hari santri tahun ini.  Peringatan yang bukan sekedar momentum namun menandai pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) santri sebagai asset bangsa.  “SDM Unggul, Indonesia maju, Santri sehat, Indonesia Kuat”.

Pemasangan Spanduk oleh Amil BAZNAS Kota Depok di beberapa titik di Kota Depok

Dukungan santri enterpreuner,  diberikan oleh BAZNAS Kota Depok melalui Pondok Pesantren Cendekia Amanah Kota Depok dengan Program Pesantren Kuliner serta usaha hidroponik.  Penguatan pesantren wirausaha akan berkontribusi bagi peningkatan perekonomian nasional, terlebih pada masa pandemi Covid-19 ini.

Menjadi santri adalah upaya menjadi manusia sejati dan meneladani Rasulullah Muhammad saw. Selamat Hari Santri Nasional 22 Oktober 2020.